Sabtu, 26 April 2014
Perkembangan otak anak
perkembangan-otak-anak
Pada saat seorang anak berusia tiga sampai dengan sembilan tahun, maka otak seorang anak dapat menggunakan lebih banyak energi dibandingkan kurun waktu lain dalam hidupnya. Pada saat seperti inilah perkembangan otak anak dapat terjadi. Seorang anak yang berusia tiga tahun akan terbentuk milyaran sel yang disebut dengan neuron. Sel tersebut dapat mengirim dan menerima informasi. Dalam tugasnya lima tahun kedepan adalah mengelola neuron ini menjadi jaringan sambungan berkecepatan tinggi yang dapat mengontrol emosi., gerakan dan pikiran.
Beberapa pakar mendeskripsikan bahwa otak anak seperti sebuah plastik, maksudnya otak anak sangat elastis dalam perubahan dan pengalaman itu secara fisik dapat mengarahkan atau mengubah perkembangan sambungan sel antara bagian otak yang berbeda. Sambungan sel yang paling sering digunakan seperti yang membuat seorang anak berjalan dan berbicara. Sementara itu, perubahan fisik lain yang terjadi sehingga pesan-pesan dalam otak yang dikirimkan makin cepat sampai dan lebih efisien.
otak anak
Saat seorang anak berusia dua sampai tiga tahun, secara tidak langsung ada suatu peningkatan aktivitas pada dua area utama otak yang dapat memproses bahasa. Hal tersebut telah terbukti dari peningkatan kosa kata anak pra sekolah yaitu mulai dari 900 kata sampai dengan 2500 kata sebelum mencapai usia lima tahun. Pada saat yang bersamaan, sambungan sel-sel saraf yang tidak digunakan maka akan mati dalam proses yang dikenal sebagai pruning. Pruning merupakan suatu prose salami dan perlu. Pada awalnya otak manusia memilki jauh lebih banyak sambungan dari yang dibutuhkan seorang anak atau orang dewasa. misalnya yang berkaitan dengan kemampuan melafalkan bunyi semua bahasa di dunia. Akan tetapi jangan beranggapan bahwa ekstra sambungan saraf berarti makin tingginya kecerdasan. Apabila sambungan saraf yang tidak terpakai dibuang maka otak pun tidak akan berfungsi dengan baik.
Setiap anak akan dapat mengembangkan keunikan otaknya masing-masing. Misalnya semua jenis keterampilan seperti bermain musik ataupun olah raga ditambah dengan setiap pikiran, pengalaman dna perasaan akan dapat berinteraksi dengan genetis yang dimilki dan menciptakan jaringan otak tersendiri.
- See more at: http://kesehatangizianak.com/perkembangan-otak-anak/#sthash.UqhyMSQR.dpuf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar