Sabtu, 10 Mei 2014

Beberapa Jenis Gangguan Perkembangan Pada Anak

Seorang anak yang berada dalam masa pertumbuhan secara tidak langsung akan mengalami beberapa gangguan yang menghambat perkembangannya, karena kecepatan pertumbuhan dan perkembangan setiap anak dapat berbeda. Akan tetapi ada patokan khusus yang dijadikan standar dalam perkembangan anak. Maka dari itu kita sebagai orang tua diharuskan agar lebih peka terhadap berbagai gangguan yang dialami oleh anak, misalnya dengan cara menstimulasi (meningkatkan respon anak). Ada beberapa gangguan perkembangan anak diantaranya sebagai berikut: Gangguan terlambat dalam berbicara Kemampuan berbicara seorang anak sangatlah sensitif terhadap kerusakan pada sistem lainnya karena gangguan keterlambatan dalam berbicara dapat melibatkan kemampuan kognitif, motorik, emosi dan psikologis. Gangguan berbicara ini dapat menetap karena kurangnya stimulasi/meningkatkan respon anak. Gangguan dalam kebiasaan-kebiasaan anak Gangguan jenis ini biasaanya dilakukan seorang anak ketika mengalami stres. Sebagai contohnya misalnya kebiasaan seorang anak menggigit kuku, memukul dirinya sendiri, menggoyangkan tubuhnya, mengisap ibu jari mereka, bahkan sampai membenturkan kepala mereka sendiri. gangguan perkembangan anak Gangguan emosi Gangguan emosi ini berhubungan dengan perasaan seorang anak. Contoh gangguan emosi pada anak misalnya anak mulai keras kepala, anak mudah sekali marah-marah, sulit sekali untuk diatur, dan anak seringkali berteriak-teriak sesuai kehendak mereka. Gangguan ketika tidur Ketika malam menjelang maka ada beberapa gangguan yang sering dialami seorang anak, diantaranya gangguan ketika anak sedang tidur. Gangguan-gangguan seperti ini mungkin sering dialami oleh anak-anak lain seperti sering mengigau, ketika tidur anak sering sekali membolak-balikkan badannya, tiba-tiba duduk lalu tertidur kembali, tertawa, berteriak, mimpi buruk, bahkan beradu gigi ketika anak tertidur. Gangguan berbadan pendek Gangguan ini berhubungan dengan tinggi badan seorang anak. Gangguan berbadan pendek terjadi disebabkan karena gangguan gizi, kelainan pada kromosom, atau karena kelainan endoktrin. Gangguan pada kecemasan Gangguan kecemasan atau ketakutan normal terjadi ketika anak berada dalam masa perkembangan, akan tetapi apabila berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama, maka memungkinkan dapat melumpuhkan kondisi sosial anak tersebut. Gangguan pada kecemasaan ini dapat dikelola dengan cara mengobati kejiwaan anak misalnya terapi keluarga. - See more at: http://kesehatangizianak.com/beberapa-jenis-gangguan-perkembangan-pada-anak/#sthash.IEVR7h4O.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar